Sabtu, 24 September 2016

Sepaket genk goes to Cilegon

"Karena Cilegon selalu punya kenangan tersendiri, yang akan sulit untuk dilupakan" - A.P.N

Berawal dari rencana sedengnya si Dian dan Elissa yang mendadak ngajak liburan ke Cilegon. Gue shock dan bingung harus gimana. Yang pastiii seketika gue langsung bilang "iya" dong. Tapiiii, gimana perasaan Ridho? Secaraaa hmmm. Tapi alhamdulillah dia bilang boleh. Haha jadilah kita atur rencana berangkat.
#ahhh karena part PKL belum ditulis lengkap, jadi ceritanya mah bakal agak nanggung haha

Tadinya mah mau ngide langsung berangkat besoknya, tapi kok mendadak banget yaa, karena ide itu muncul jam 9 malem, dan belum ngabarin yang di Cilegonnya, dan sampe jam 11 malem baru sedikit yang respon jadilah di undur. Yaaah ternyata pada sibuk nge deadline, jadi pada bales line nya jam 2 pagi setelah udah diputusin diundur seminggu. Pukpuk kasian ahhh kakak kakak mantan MT mah haha.

Demi apapun, gue berharap seminggu itu bisa di skip. Langsung ajaa hari Jumat lagi, berangkat ke Cilegon. Kangen Cilegon dan secuil kenangan disana euy.

Daaan yak, hari yang ditunggu dateng. Hari Jum'at berangkat. Jam 10 berangkat dari termilan Rajabasa. Dengan naik bis AC tujuan Bakauheni kami yang seharga Rp. 30.000, kami pun berangkat. Bis nya jalan lumayan cepat. Biasanya naik bis itu 3 - 4 jam sampai Bakauheni, tapi kemaren hanya ditempuh dengan waktu kurang dari 2,5 jam. Yeaayy. Sampai di Bakauheni jam 12 lewat, beli tiket kapal yang harganya hanya Rp. 13.000 kami pergi meninggalkan Sumatera~

Dari Bakauheni sih cepat, sampe di Meraknya, lama nunggu kapal nyandar. Yap, kami 3,5 jam di kapal, dari waktu normal hanya 2 jam ._. Pegaaalll. Setelah turun dari kapal jam 4 kurang, kami naik bis ke arah Jakarta dan turun di terminal Seruni untuk nunggu jemputan. Oh iya, kami numpang menginap di rumah Siska, hehe.
Terusss jam setengah 5 dijemput Siska, dan pulang kerumah Siska. Istirahat sebentar, malamnya lanjut keliling Cilegon. Pas lagi keliling, eh Pak Iskandar jauh - jauh dari Serang main ke Cilegon, buat ngajak kami keliling Cilegon. Aahhh sayang pak Iskandaarr. Malem itu diajak buat meetup sama kakak MT, tapi ternyata beberapa masih pada lembur, jadi cuma bisa ketemu kak Idil. Daann sedihnya lagi, hampir semua MT diminta untuk berangkat lembur ke pabrik untuk maintanance jadiiii acara jalan jalan kami terancam gagal. Okelah, kecewa banget, sampe kepikiran mau berangkat ke Jakarta aja. Tapi emang jodohnya kali ya untuk tetap stay di Cilegon, akhirnya kami tetap stay disana. Pagi keliling Cilegon lagi, dan meetup sama kak Jimmy di Ecco. Temu kangen, ngobrol, becanda, ketawa, aaahh senang banget pokoknya siang itu. Yaaa gue rasa, Dian dan Elissa pun setuju kalo yang pasti paling happy diantara kami bertiga ya gue, karena gue ketemu kak Jimmy. Haha. Sedangkan Elissa udah fix gabakal ketemu sama kak Tomi, dan Dian cuma ketemu kak Idil, dan itupu dengan kondisi kak Idil lagi deket sama Siska, dan mas Dinar ga bisa ketemu karena dia benar benar sibuk di pabrik, lembur sampai malam. Sedikit ngerasa salah sih sama mereka, karena mereka yang semangat buat berangkat, tapi gue yang menang banyak. Haha.
Setelah meetup di ecco, terus lanjut sorenya main ke mercusuar. Siapa aja? Ya gue Dian Elissa, Siska, dan kak Jimmy~ yak, gue menang banyak lagi. Haha.

Sampe di mercusuar abis maghrib, gelap, tapi karena spotnya bagus jadi tetap foto - foto. Dengan modal actioncam gue, handphone kak Jimmy yang dijadiin remote, dan lighting dari flashlight hp Elissa, jadilah foto foto. Objeknya? the only one Elissa dong haha. Dia palig banyak foto. But believe me, next time we have to go there again kalo ke Cilegon, ga puas foto fotonyaa.

Setelah puas di mercusuar, kami lanjut meetup sama bang Chandra, mas Deny, dan kak Idil. Nongkrong di warung kopi~ haha
Tapi kak Jimmy pamit pulang karena dia katanya lagi ga enak badan. Sedih harus pisah, terakhir lihat muka dia waktu di jalan, kami iring iringan motor, salip salipan, dan dia berhenti karena ada sesuatu di helm dia. Entah kapan lagi ketemu kan, huffftt. Tapi gapapa kok gapapa. Yang penting udah ketemu, bahkan dalam hitungan jam bareng bareng sama dia. Hahaha.

Nongkrong sampe jam 11, dan kami pun menyerah. Lelaahh. Pengen cepat pulang, tidur. setelah berpisah dengan ketiga orang itu, kami pun pulang.

Keesokan hariinya, ya tadi pagi ini haha, time to go home. Tapi sebelum pulang ke CFD dulu. Tadinya sih mau pualng sendiri aja, naik angkot gitu. Tapi ternyata keluarganya Siska maksa nganter. Duhh jadi gaenak huhu. Mana ga cuma dianter, tapi ditungguin keliling di CFD! Sayang keluarga Siskaa bangett ({})

Pas lagi asik liat liat di booth pakaian, tau tau nongol mas Ibad, entah gimana caranya. Haha. Sayangnya gue lagi pisah sama mereka, yang kata Siska, Elissa sempet bengong liat mas Ibad, kayak bingung gitu haha. Lucu pasti muka lo Caaa.

Mas Ibad sebenarnya ngajak sarapan tapi sayang kami udah sarapan jadi dia nyari sarapan sendiri deh. Maaf mas Ibad. Kami pun berpisah. Gah walaupun hanya hitungan menit, tapi thanks soo mas Ibad udah nyempetin untuk ketemu hehe.

Daaan, time to go homeeyy. Pas udah mau pulang, ada yang telfon. Kak Nizar. Pengen ketemu, sambil ngasih baju katanya. yaak, satu - satu ketemu meskipun sebentar.

"Mungkin ini bukan waktu yang tepat. Tapi yakinlahbakan datang saat yang menyenangkan itu" - A.P.N

Yaakk, dan sekarang kami dalam perjalanan pulang. Aku tak tau bagaimana perasaan yang lain, Elissa dan Dian yang pasti. Tapi aku menikmati perjalanan ini. Sangat menikmatinya.

Semoga masih ada waktu untuk kembali kesana, kota yang penuh kenangan, yang mempunyai posisi tersendiri di hati ini.

Merak - Bakauheni, 25 September 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar